Senin, 20 Februari 2012 - 19:43:18 WIB
SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK
Diposting oleh : Administrator
Kategori: INTAKINDO - Dibaca: 90080 kali

BAB IV SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK
A. KETENTUAN UMUM
8. PEMBAYARAN
8.1.b. Angsuran/Termijn
1). Penyedia Jasa harus mengajukan perhitungan tagihan pembayaran secara angsuran selama jangka waktu pelaksanaan kontrak. Selang waktu angsuran sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.
2). Perhitungan tagihan didasarkan pada hasil/pelaporan (laporan pendahuluan, laporan antara, laporan akhir/final) yang telah disetujui pejabat pembuat komitmen disertai dengan tanda bukti telah diterimanya penyerahan hasil/pelaporan
5). Pembayaran angsuran terakhir hanya dilakukan setelah penyerahan dan persetujuan laporan akhir.

BAB V SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK
A. KETENTUAN UMUM
4. PEMBAYARAN
4.1.a Pembayaran dilakukan dengan cara angsuran (termijn) dengn rincian sebagai berikut.
1). Uang muka …………………………………………………
2). Termijn I ……………….% (………..persen) setelah laporan pendahuluan (inception report) disetujui
3). Termijn II ……………….% (………..persen) setelah laporan antara (interim report) disetujui
4). Termijn III ……………….% (………..persen) setelah laporan akhir diterima.

PRINSIP-PRINSIP KONTRAK LUMPSUM
1. a. Pengertian tentang jenis-jenis kontrak sesuai pasal 30 Keppres 80 tahun 2003 terutama pengertian tentang kontrak Lumpsum ; Kontrak Lumpsum adalah kontrak pengadaan barang/jasa atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu, dengan jumlah harga yang pasti dan tetap, dan semua resiko yang mungkin terjadi dalam proses penyelesaian pekerjaan sepenuhnya ditanggung oleh penyedia barang/jasa.

b. Dan lampiran 1 Keppres 80 tahun 2003 BAB II A.1 tentang Evaluasi Penawaran, Daftar kuantitas dan harga satuan setiap jenis / item pekerjaan untuk kontrak harga satuan diisi dengan lengkap kecuali ditentukan lain dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Sedangkan untuk kontrak lumpsum, bila diperlukan, daftar kuantitas dan harga hanya sebagai pelengkap. Daftarrincian kuantitas dan harga satuan dalam system kontrak lupmsum tidak dapat dijadikan dasar untuk menggugurkan penawaran dan perhitungan prestasi kerja berkaitan dengan persyaratan pembayaran.

c. Dan bab Ketentuan Khusus untuk Kontrak jasa Konsultansi tentang Pemeriksaan Keuangan, pemeriksaan Keuangan adalah ketentuan mengenai kewajiban penyedia jasa untuk merinci setipa biaya-biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian, sehingga dapat dilakukan pemeriksaan keuangan. Selain itu, dengan sepengetahuan penyedia jasa atau kuasanya, pengguna jasa dapat memeriksa dan menggandakan
dokumen pengeluaran yang telah diaudit sampai 1 (satu) tahun setelah berakhirnya kontrak.

Pada kasus kontrak lumpsum sering terjadi beda interpretasi tentang bukti biaya yang wajib disediakan oleh penyedia jasa akibat kurang dipahaminya 3 pasal/ayat tersebut diatas pada keppres 80 tahun 2003.



    Komentar :


    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)